•  15816 dibaca
  •  7700 diunduh
  • Kesusastraan, Koleksi Banyuwangi

Ketika MENTARI Selingkar JEMARI

Berpuisi itu mengkristalkan perasaan, pikiran, dan prasangka
dengan medium diksi. Tidak heran jika ia lantas menimbulkan
berbagai interpretasi. Berpuisi itu mengindahkan segala cipta
dan karsa. Padanya tak pelak akan melekat imaji dan fatamorgana.
Jangan ragu untuk berpuisi karena ia samudra yang menampung
gelombang dan karang.
Berpuisi itu semacam relaksasi. Ia angin semilir di temaram
senja. Terkadang gunung menjulang, ngarai, bahkan hamparan
savanna hijau nan luas. Menyegarkan! Berpuisi itu melatih 
kepekaan rasa. Begitulah setidaknya, bagiku!