•  789 dibaca
  •  369 diunduh
  • Ilmu Umum

Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar

Keterampilan membaca berperan penting dalam kehidupan manusia, karena pengetahuan untuk hidup diperoleh salah satunya melalui membaca. Praktik pendidikan yang dilaksanakan sekolah selama ini memperlihatkan bahwa sekolah belum berfungsi menjadi organisasi pembelajaran yang menjadikan semua warganya sebagai pembelajar sepanjang hayat.Sebagai upaya untuk mengembangkan sekolah sebagai organisasi pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Gerakan Literasi Sekolah adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah (peserta didik, guru, orangtua/wali murid, dan masyarakat) sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. GLS memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Salah satu kegiatan dalam gerakan tersebut adalah kegiatan 15 menit membaca buku non pelajaran sebelum waktu belajar dimulai.